Explore Zona Dewasa

Kenikmatan Ngentot Lobang Anal Berlendir

Aopok.comAku sedih karena orangtuaku harus pindah ke Padang dan aku harus ikut mereka, tetapi bagiku itu tidak masalah karena aku baru saja tamat sekolah jadi melanjutkan kuliahnya ya.. langsung saja mendaftar di Padang. Satu minggu, satu bulan sudah berlalu aku telah melewati hari-hariku yang serasa hambar tanpa ada suatu kesan yang berarti bagiku.


Kuliah mulai berjalan dan aku sibuk dengan belajarku, aku mulai kenali internet, dan aku mulai nakal dengan situs-situs panas dan tidak tinggal dengan situs-situs gay, namun aku lebih sering membuka site gay, entah kenapa aku lebih senang melihat bagian-bagian yang aku juga punya sendiri. Setahun berlalu aku tetap dengan kesibukanku, yaitu situs-situs gay.

Suatu hari aku ke warnet (maklum kalau mau buka yang gitu aku takut ketahuan sama orangtua) tempat langgananku, aku membuka situs gay. Entah apa yang merasuki jantungku, apakah kerena sering buka situs gay, aku lebih suka memandangi pria di bagian paha dan selangkangannya, entahlah. Sebelum aku mengambil tempatku, di koputer sebelah telah ada seorang pria dengan wajah bersih, tampan dan berbadan kekar. Waktu itu dia memakai pakaian yang serba ketat dan aku pun jadi terpesona dan aku sempat berhenti memperhatikan badannya begitu lewat di depannya.
“Ah.., Abang ini bikin jangtungku berdebar saja..! Oh Tuhan, mengapa jantungku berdebar lebih cepat dari biasanya..? Apakah yang akan terjadi..?” pikirku dalam hati.

Aku sengajakan untuk berdiri sebelum duduk dan kupandangi dia sesaat, dia pun melirikku cepat dan agak lama, jantungku tambah kencang. Oh my God, dan aku segera duduk, tidak ketinggalan juga melirik site yang sedang dibukannya, tambah terkejut aku begitu melihat situs yang dibukannya, ternyata yang sedang dibuka juga situs kegemaranku.
“Kebetulan nich.. ternyata kita sama..” kataku dalam hati.

Aku mulai membuka kagemaranku, dan tidak kusadari ternyata dia memperhatikanku sejak tadi. Begitu aku iseng melihat ke arah dia, dia pun senyum kepadaku. Aku balas senyumnya dan aku terpaku tunduk. Keluar dari warnet aku duduk di bangku halte sejenak menghilangkan kejenuhanku di depan komputer. Tidak kusadari telah duduk seorang berbadan besar di sampingku, begitu kulihat, ternyata wts (warga tetangga sebelah) di warnet tadi.
“Ops.., ternyata dia lagi..” kata hatiku terkejut.
Aku sengaja untuk duduk lebih lama, walaupun angkot jurusan rumahku sudah berulang-ulang kali lewat. Lanjut baca!

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Kenikmatan Ngentot Lobang Anal Berlendir"

Posting Komentar